Kunjungan IAIN Metro Lampung Ke Prodi Bahasa dan Sastra Arab

Posted on

Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Lampung melakukan studi banding ke Prodi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung. Kunjungan dilakukan untuk mempelajari seperti apa proses persiapan akreditasi program studi, kurikulum dan proses pembelajaran di Prodi BSA UIN Bandung.

Rombongan IAIN Metro Lampung disambut oleh Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora Bidang Akademik, Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum. dan Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, H.Mawardi, M.A.

Studi Banding IAIN Metro Lampung ke UIN Bandung

Ketua Jurusan BSA IAIN Metro Lampung, Albarra Sarbaini, M.Pd, yang didampingi Dr. Wahyuddin, M.Phil., Wakil Dekan II FUAD IAIN Metro Lampung menyatakan pihaknya terus berusaha mengumpulkan sejumlah informasi dan penguatan dalam bidang penjaminan mutu untuk meraih akreditasi unggul dengan sembilan standar BAN PT. “Dengan adanya silaturahmi ini kita bisa belajar banyak dari Fakultas Adab UIN SGD Bandung untuk meraih akreditasi A,” tegasnya.

Wakil Dekan I, Dr. H. Dadan mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen FAH UIN SGD Bandung untuk memastikan semua agenda akademik harus berbasis standar mutu, berdasarkan isian borang. UIN SGD Bandung saat ini sedang menuju World Class University.

“Ini komitmen pimpinan, meningkatkan kualitas dan mutu lulusan FAH yang unggul dan kompetitif dalam bidang bahasa dan sastra Arab,” ujarnya.

Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan FAH UIN SGD Bandung, maka jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) sudah terbiasa menggelar acara Praktik Profesi Lapangan (PPL) dalam bentuk Menulis Biografi Kyai, penelitian antara dosen dengan mahasiswa yang dibuatkan laporannya dalam bentuk buku ber-ISBN, proses membelajaran yang menghadirkan alumni, mitra kerja yang ahli di bidangnya.

“Desain pembelajaran dan pendidikan kita melalui best education, mahasiswa banyak mengalami pembelajaran secara otodidak terstruktur dan terlembagakan,  mengalami pembelajaran praktis dan fungsional yang terkait dengan kompetensi yang dimiliki pada bidang linguistik sastra, budaya, maupun seni budaya,” paparnya.

Meningat kekuatan khas dari jurusan BSA ini, “banyak mahasiswa yang menulis karya sastra berupa puisi, kumpulan puisi, cerpen maupun novel, penelitian ilmiah terkait dengan bahasa dan sastra yang dipublish melalui penerbit. Semua karya ini harus berlisensi, ber-ISBN, bahkan hak kekayaan intelektualnya dipatenkan,” tandasnya.

Baginya, kehadiran kunjungan dari IAIN Merto Lampung mesti dimaknai sebagai proses belajar untuk mengingkatkan kualitas dan mutu di lingkungan, sehingga keinginan Rektor untuk menjadikan UIN SGD Bandung menuju World Class University semakin terwujud tahapan-tahapannya.

“Mudah-mudahan dengan banyaknya kunjungan ke FAH UIN SGD tidak membut kita jumawa, tapi semakin merunduk seperti padi dan terus berusaha meningkatkan kualitas, mutu, pembelajaran, kurikulum, sebagai upaya menuju AUN-QA. Karena alhamdulillah semua jurusan di FAH mendapatkan nilai unggul,” pungkasnya.

Upaya untuk mewujudkan Fakultas Adab dan Humaniora  UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang unggul, bermartabat & kompetitif di kawasan Asia Tenggara, berbagai macam prestasi yang sudah diraih harus ditingkatkan lagi ke arah yang lebih baik. Sesuai dengan pesan dari Rektor UIN Bandung, untuk Prodi yang mendapatkan nilai akreditasi A harus mempersiapkan diri & belajar dari AUN-QA atu ASEAN University Network on Higher Education for Quality Assurance. (uinsgd.net)