H. Mawardi, M.A. Hadiri Workshop Penerapan WMI dalam Kurikulum

Posted on

Sekretaris Prodi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung, H. Mawardi, M.A mengikuti acara Sosialisasi Buku dan Workshop Penerapan WMI dalam Kurikulum di Kabupaten Bandung Barat pada Senin-Selasa, 18-19 November 2019. Sosialisasi dan workshop ini merupakan acara yang diadakan oleh konsorsium keilmuan UIN Bandung. Acara yang diadakan di Hotel Nevana, Jl. Raya Lembang No. 2 Lembang tersebut bertujuan untuk mengimplementasikan konsep Wahyu Memandu Ilmu (WMI) dalam kurikulum di seluruh prodi yang ada di UIN Bandung.

Sosialisasi Buku dan Workshop Penerapan WMI dalam Kurikulum
H. Mawardi, M.A. (paling kanan)

Acara dibuka secara resmi oleh rektor UIN Bandung, Prof. Dr. Mahmud, M.Si, dalam sambutannya, rektor menyampaikan bahwa konsep Wahyu Memandu Ilmu (WMI) harus diinjeksikan di Fakultas masing-masing, perlu dilakukan evaluasi, dikaji, disosialisasikan dan dikolaborasikan serta dikembangkan dalam penelitian dan pengembangan, karena WMI sendiri pada awalnya lahir sebagai bagian dari pengabdian dan tanggung Jawab UIN terhadap masyarakat secara luas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan para sekretaris Prodi untuk segera melakukan pemetaan dosen berdasarkan bidang kepakarannya masing-masing.

Sosialisasi Buku dan Workshop Penerapan WMI dalam Kurikulum di Lembang
Rektor bersama para peserta workshop penerapan WMI dalam kurikulum

Dr. Deden Effendi, M.Ag., ketua Konsorsium Keilmuan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam sambutannya berharap pada semua Prodi dan Fakultas yang ada di UIN Bandung agar menjadi inisiator WMI yang dapat bekerjasama dengan berbagai pihak guna mewujudkan visi UIN Bandung. “Jadilah inisiator konsorsium keilmuan Wahyu Memandu Ilmu dan berkerja sama berbagai pihak lainnya untuk mewujudkan visi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yaitu mewujudkan Universitas Islam Negeri yang unggul dan kompetitif berbasis Wahyu Memandu Ilmu dalam bingkai akhlakul karimah di ASEAN tahun 2025, jelasnya.”

Sosialisasi dan workshop WMI di Nevanna Lembang

Setelah short course WMI untuk para dosen muda yang diadakan di Kampung Sampireun Garut pada Agustus lalu, kali ini giliran para sekretaris jurusan yang mengikuti sosialisasi dan workshop agar dapat mengintegrasikan WMI pada kurikulum KKNI/OBE yang digunakan dalam bingkai sembilan kriteria akreditasi program studi.

Sosialisasi dan workshop WMI di Nevanna Lembang, Kabupaten Bandung Barat

Dengan adanya acara sosialisasi dan workshop tersebut, diharapkan konsep Wahyu Memandu Ilmu (WMI) tidak hanya menjadi jargon semata yang terdapat dalam visi Universitas, namun UIN Bandung terus menerus mensosialisasikan dan menjadikannya ruh yang tak terpisahkan dan harus menjiwai semua civitas akademika.

H. Mawardi, M.A. juga mengungkapkan harapannya setelah selesai mengikuti Sosialisasi Buku dan Workshop Penerapan WMI dalam Kurikulum tersebut. “Semoga konsep Wahyu Memandu Ilmu ini cepat ‘membumi’ di UIN Bandung, walau dibutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang, namun jika ada sinergi yang baik dan didukung sepenuhnya oleh para pimpinan, dosen dan tendik untuk mengaplikasikannya ke dalam kurikulum, tentu akan terserap oleh para mahasiswa lebih cepat”, pungkasnya.