PSGA UIN Bandung Menggelar Kajian Ramadhan Tentang Peran & Tugas Perempuan Menyikapi Covid 19

Posted on

Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan UIN Bandung menggelar kajian Ramadhan dengan tema Peran & Tugas Perempuan Menyikapi Covid-19 pada Rabu 13 Mei 2020. Acara yang menghadirkan ketua PSGA yang juga dosen Bahasa dan Sastra Arab, Dr. Akmaliyah, M.Ag., sebagai pembicara tersebut dimoderatori oleh Dr. Heny Gustini Nuraeni, M.Ag. (Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi) menggantikan Yuyun Yuningsih, M.Ag. yang berhalangan hadir karena mengikuti pengambilan sumpah PNS.

Kajian Ramadhan PSGA bersama Dr. Akmlaiyah

Acara kajian yang dihelat secara teleconference via aplikasi Zoom Meeting tersebut dimulai pada pukul 10.00 pagi. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua DWP UIN Bandung, yang juga merupakan istri Rektor UIN Bandung, Ny. Hj. N. Cucu Mahmud dan dilanjutkan sambutan dari Sekretris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat (LP2M), Dr. Sarbini M.Ag.

Dalam menyampaikan materinya, Dr. Akmaliyah, M.Ag. mengatakan bahwa segala sesuatu yang Allah ciptakan, termasuk covid-19, tidak ada yang sia-sia, semua ada hikmah dibaliknya jika kita mau menggalinya lebih dalam, ia mengutip firman Allah dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 190-191.

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. [Ali ‘Imran/3:190-191].

Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Bandung
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Bandung, Ny. Hj. N. Cucu Mahmud

“Kita menjadi lebih dekat dengan keluarga, membiasakan hidup bersih, merasa rindu untuk beribadah sosial di masjid dan majelis taklim, rindu untuk bersosialisasi dengan tetangga merupakan beberapa hikmah dari covid-19 ini. Selain itu alam juga berkesempatan untuk beristirahat dan kita semakin menyadari betapa manusia ternyata begitu kecil dan lemah di hadapan Allah serta masih banyak hikmah lainnya jika kita mau menggalinya,” ungkapnya.

Menurut Akmaliyah lagi, Perempuan memiliki peran penting saat pandemi covid-19 melanda. Memberikan ketenangan dan ketentraman di dalam rumah menjadi hal yang tak bisa dipungkiri. “Perempuan, khususnya seorang istri, berperan dalam menyiapkan dan memenej ekonomi keluarga saat kondisi (pandemi wabah) seperti ini dan menyajikan suasana hati pribadi dengan tenang dan nyaman,” jelasnya.

Selain itu, kondisi di tengah  pandemi wabah saat ini membuat perempuan berperan besar agar keluarga tidak bosan saat diam di rumah, mengelola keuangan keluarga agar tetap hidup hemat dan tetap dapat menjalankan aktifitas ibadah Ramadhan di rumah dengan tenang. “Perempuan harus menyajikan suasana keluarga yang menyenangkan, misalnya saja dengan menyajikan variasi masakan yang berbeda untuk keluarga, tetap bersikap tenang, serta mengelola ekonomi dengan rapi dan hidup sederhana. Di bulan Ramadhan ini, perempuan juga dapat menciptakan suasana ibadah di rumah dengan baik, agar keluarga tetap sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya.

Kajian berlanjut dengan diskusi dan tanya jawab bersama para audiens. Menutup acara, Dr. Akmaliyah, M.Ag. mengingatkan agar kita semua selalu ikhlas dan ikhtiar, bersabar dan terus berdo’a agar pandemi covid-19 ini segera berakhir dan semuanya bisa kembali beraktifitas secara normal.