Peran Linguistik Dalam Kehidupan Saat Ini

Posted on
Judul Buku Lingustik Umum
Penulis Abdul Chaer
Penerbit Rineka Cipta, Jakarta
Edisi Revisi, cetakan keempat, Februari 2012
Hal 393 halaman
ISBN 978-979-518-587-1

Oleh: Farhatul Mufidah (Mahasiswa BSA Semester 2 Tahun 2020)

Linguistik Umum oleh Farhatul Mufidah
Resensi Buku Linguistik Umum oleh Farhatul Mufidah

Buku ini, ditulis oleh Drs Abdul Chaer yang memperoleh gelar sarjana pendidikan dari IKIP Jakarta tahun 1969. Lahir di Jakarta, 8 November 1940. Beliau pernah mengikuti post graduate study dalam bidang lingustik pada Rijksuniversiteit Leiden, Negeri Belanda tahun 1976-1977. Karya nya dalam bidang bahasa yang telah diterbitkan antara lain: (1) Kamus Dialek Jakarta. (2) Kamus Idiom Bahasa Indonesia. (3) Buku Materi Pokok Kebahasaan II. (4) Gramatika Bahasa Indonesia. (5) Pembakuan Bahasa Indonesia. Dan masih banyak lagi, selain dari itu beliau aktif menjadi pemakalah dalam berbagai konferensi bahasa serta menjadi penulis buku beragam topic bahasa Indonesia.

Di dalam buku ini terdapat penjelasan mengenai segala sesuatu yang berkenaan dengan bahasa, tentu akan menghadapi masalah lingustik. Manusia tidak akan bisa terlepas dari bahasa. Tanpa pengetahuan yang memadai mengenai lingustik mungkin kita akan mendapat kesulitan dalam melaksanakan tugas kita; tetapi kalau kita memahami masalah lingustik, kita akan mendapat kemudahan dalam melaksanakan tugas itu. Mengapa? Karena lingustik akan memberi pemahaman kepada kita mengenai hakikat dan seluk beluk bahasa sebagai satu-satunya alat komunikasi terbaik yang hanya di miliki manusia, serta bagaimana bahasa itu menjalankan peranan nya dalam kehidupan bermasyarakat.

Didalam nya, membahas secara global mengenai linguistik adalah ilmu tentang bahasa; atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya. Bahasa sebagai objek kajian nya bisa kita bandingkan dengan peristiwa-peristiwa alam yang menjadi objek kajian ilmu fisika, atau dengan berbagai penyakit dan cara pengobatan nya yang menjadi objek kajian ilmu kedokteran; atau dengan gejala sosial dalam masyarakat yang menjadi objek kajian sosiologi. Meskipun dalam dunia keilmuan ternyata yang mengambil bahasa sebagai objek kajian nya bukan hanya lingustik, tetapi lingustik tetap merupakan ilmu yang memperlakukan bahasa sebagai bahasa.

Dalam buku ini, di bahas secara runtut mengenai asal-usul kata Linguistik. yaitu (berpadanan dengan lingustiks dalam bahasa inggris, linguistique dalam bahasa Prancis, dan linguistiek dalam bahasa Belanda) diturunkan dari kata bahasa Latin Lingua yang berarti ‘bahasa’. Di dalam bahasa-bahasa “Roman” yaitu bahasa-bahasa yang berasal dari bahasa Latin, terdapat kata yang serupa atau mirip dengan kata latin lingua itu. Antara lain, lingua dalam bahasa Italia, Lengue dalam bahasa Spanyol, langue (dan Langage) dalam bahasa Prancis. Bahasa Inggris yang memungutnya dari bahasa Prancis langage menggunakan bentuk Language. Tidak diketahui apakah kata bahasa Arab lughotun masih berkaitan dengan deretan kata-kata diatas.

Selain itu, didalam buku ini pun dibahas Objek kajian lingustik, bahwa hakikat bahasa itu adalah sebagai Sistem, Lambang, dan Bunyi. Penjelasan mengenai Tataran Linguistik nya pun disini dijelaskan. Penulis menjelaskan banyak hal mengenai fonologi, morfologi, sintaksis, semantic, sejarah lingustik, dan aliran lingustik.

Pada bab Fonologi, adalah bidang lingustik yang mempelajari, menganalisis, dan membicarakan runtunan bunyi-bunyi bahasa. Dalam bab Morfologi akan dibicarakan seluk beluk morfem, bagaimana cara menentukan sebuah bentuk morfem atau bukan, bagaimana morfem itu berproses menjadi sebuah kata. Yaitu, satuan terkecil didalam sintaksis. Karena didalam proses morfemis atau proses morfologis itu akan terlibat juga persoalan fonologi, maka akan dibicarakan juga proses morfofonemik, atau proses morfofonologi. Sintaksis, membicarakan kata dalam hubungan nya dengan kata lain. Sehingga ada kaitan nya antara Morfologi dengan sintaksis, oleh karena itu muncullah MorfoSintaksis yang merupakan gabungan dari Morfologi dan Sintaksis. Dalam pembahasan sintaksis yang biasanya dibicarakan adalah (1) Struktur sintaksis, mencakup masalah fungsi, kategori, dan peran sintaksis; serta alat-alat yang digunakan dalam membangun struktur itu; (2) satuan-satuan sintaksis yang berupa kata, frase, klausa, kalimat, dan wacana; (3) hal-hal lain yang berkenaan dengan sintaksis, seperti masalah modus, aspek, dan sebagainya.  Semantik, dengan objeknya yakni makna, yang berada diseluruh tataran yang bangun-membangun ini.

Makna berada didalam tataran fonologi, morfologi, dan sintaksis. Semantik tidak lagi menjadi objek periferal, melainkan menjadi objek yang setaraf dengan bidang-bidang studi lingustik lainnya. Dalam sejarah perkembangannya, lingustik dipenuhi dengan berbagai aliran, paham, pendekatan, dan tekhnik penyelidikan yang dari luar tampak nya sangat ruwet, saling berlawanan, dan membingungkan, terutama bagi para pemula. (Linguistik Tradisional) Istilah tradisional dalam lingustik sering di pertentangkan dengan istilah structural, sehingga dalam pendidikan formal ada istilah tata bahasa tradisional dan tata bahasa structural.

Tata bahasa tradisional menganalisis bahasa berdasarkan filsafat dan semantik; sedangkan tata bahasa struktural berdasarkan struktur atau ciri-ciri formal yang ada dalam suatu bahasa tertentu. Selalu menerapkan pola-pola tata bahasa Yunani dan Latin dalam mendeskripsikan suatu bahasa. (Linguistik Strukturalis) mendeskripsikan suatu bahasa berdasarkan ciri atau sifat khas yang dimiliki bahasa itu. (Linguistik Transformasional) perubahan total yang terjadi dengan lahirnya lingustik transformasional yang mempunyai pendekatan dan cara yang berbeda dengan lingustik struktural. Namun, model transformasional inipun di rasakan orang banyak kelemahan nya sehingga orang membuat model lain pula, yang dianggap lebih baik, misalnya model semantic, generative, model tata bahasa kasus, model tata bahasa relasional, dan model tata bahasa startifikasi.

Kelebihan didalam buku ini, pembaca dijelaskan secara runtut mengenai pengertian, hakikat, dan struktur bahasa secara umum. Sehingga dapat menambah wawasan para pembaca mengenai kajian lingustik dan penerapan nya dalam kehidupan saat ini. Buku ini sangat cocok bagi penerjemah, pengarang, penusun kamus, wartawan, para pelajar, mahasiswa dan guru bahasa karena didalam nya terdapat soal-soal untuk melatih sejauh mana pemahaman kita tentang lingustik, serta melatih daya ingat.

Namun, sangat disayangkan sekali. Buku ini sangat langka dijual di pasaran. Sehingga agak sulit untuk ditemukan. Berpenampilan yang kurang menarik, serta kualitas kertas halaman didalam nya mudah robek.