Kitab Rujukan Untuk Memahami I’rab Bahasa Arab

Posted on

Judul: مرجع الطلاب في الإعراب   (Rujukan Pelajar dalam Meng-I’rab)

Penulis: Ibrahim Syamsuddin

Penerbit: Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah – Beirut

Cetakan: Kedelapan, 2016

Tebal: 240 Halaman

Ukuran: 13.75 × 19.5 cm

ISBN: 978 – 2 – 7451 – 3036 – 5

Oleh: Oleh: Sholihu Ma’shum Dimyati*

Kitab berjudul Marji’u At-Tullab Fi Al-I’rab karya Ibrahim Syamsuddin ini membahas tentang I’rab, yaitu suatu fan ilmu dalam nahwu yang membahas tentang perubahan yang ada pada akhir kata dalam bahasa Arab yang dipengaruhi oleh suatu amil tertentu. Irab juga dapat diartikan sebagai gramatikal kalimat dalam bahasa arab, seperti halnya dalam bahasa indonesia yang memiliki susunan tertentu dalam setiap kalimatnya.

Sholihu Ma’shum Dimyati - BSA UIN Bandung
Resensi buku oleh Sholihu Ma’shum Dimyati

Dalam kitab tersebut, Ibrahim Syamsuddin memaparkan bahwa bahasa merupakan wasilah untuk menyampaikan suatu pemikiran atau gagasan yang kita miliki. Bahasa bukanlah tujuan dari pendefinisian sesuatu, tetapi bahasa adalah alat untuk saling bertukar gagasan dan bermusyawarah antar manusia dan bahasa itulah yang menjadi alat untuk menyampaikan dan membawa suatu pemahaman tertentu.

Begitupun dengan bahasa Arab yang merupakan bahasa umat islam, yang kita gunakan untuk memahami dan mempelajari agama kita. Karena hal itu pula kita perlu untuk memahami bahasa Arab dengan mempelajari ilmu alat, yaitu nahwu, shorof, balaghah dan lainnya yang semua ilmu itu tidak akan maksimal jika kita tidak dapat memahami gramatikal bahasa Arab itu sendiri. Karena itulah i’rab sangat diperlukan untuk memahami susunan kalimat dalam teks bahasa arab sehingga kita dapat memahaminya dengan benar.

Buku ini mencakup materi tentang I’rab mulai dari awal pengertian amil, amal dan juga ma’mul yang erat kaitannya dengan tata bahasa Arab sehingga kita dapat memahami I’rab yang lebih luas cakupannya. Ada banyak pembahasan dalam buku ini yang menurut peresensi sudah mewakili seluruh jenis kalimat dalam bahasa Arab. Dimulai dari pembahasan tentang I’rab fiil mudhari’ sampai membahas susunan kalimat yang lebih rumit lagi.

Penyampaiannya yang sederhana membuat buku ini mudah dipahami bagi pemula seperti saya. Setiap babnya terdapat definisi dari apa yang akan kita bahas di dalamnya, sehingga menjadikan pembaca dapat memahami bab tersebut lebih mendalam lagi, dan tidak hanya berisi tentang I’rabnya saja, seperti contohnya dalam bab af’alul khomsah yang didefinisikan sebagai setiap fiil mudhori’ yang diikuti oleh alif tasniah, atau wawu jama’, ataupun ya muannasah mukhotobah, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan I’rab dari af’alul khomsah. Disamping sal itu, urutan bab yang menurut peresensi tidak berurutan membuat pembaca sedikit kesulitan untuk memahami suatu pembahasan. Seperti pembahasan tentang fiil, yang memiliki tiga macam yaitu fi’il mudhori’, fi’il madhi dan fi’il amer. Pembahasan fi’il mudhori dan fi’il amar diletakan di awal sedangnya fi’il mudhori’dibahas pada bab ke sepuluh.

Buku ini sangat relevan bagi mahasiswa khususnya jurusan Bahasa dan Sastra Arab untuk memahami bahasa arab yang sudah menjadi makanan sehari-hari. Buku ini juga cocok untuk menambah dzauq kita dalam memahami teks berbahasa arab sehingga kita dapat terhindar dari kesalahpahaman.

*Peresensi adalah seorang mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung jurusan Bahasa dan Sastra Arab semester dua tahun akademi 2019/2020.