Memahami Unsur-Unsur Intrinsik Karya Sastra

Posted on

Judul  Buku: Teori Pengkajian Fiksi

Penulis : Prof. Dr. Burhan Nurgiyantoro

Jumlah Halaman : 346

Penerbit : Gadjah Mada University Express

Tahun Terbit : 2002

Cetakan ke : 4

ISBN : 979-420-340-8

Oleh: Sulis Samrotul Fuadah, (Mahasiswa BSA Semester 2 Tahun 2020)

Buku ini merupakan hasil karya Prof. Dr. Burhan Nurgiyantoro, ia adalah seorang ahli pendidikan bahasa dan sastra dari Universitas Negeri Yogyakarta. Namanya dikenal melalui sejumlah tulisan dalam bidang bahasa, sastra, dan pengajarannya. Ia aktif dalam bidang mengajar, menulis, dan meneliti. Saat ini, ia merupakan guru besar di Fakultas bahasa dan seni serta di Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.

Sulis Samrotul Fuadah - BSA UIN Bandung
Resensi Buku oleh Sulis Samrotul Fuadah

Beberapa karya buku dari buah pikir beliau telah sukses dijadikan bahan pengajaran di sejumlah Universitas Indonesia. Salah satunya adalah buku yang berjudul Teori Pengkajian Fiksi yang diterbitkan oleh Gadjah Mada University Press. Dalam buku ini, ia secara khusus memuat teori-teori dalam penulisan karya fiksi dan secara umum memberikan cara bagaimana menulis karya yang baik.

Karya fiksi merupakan kesatuan antara unsur intrinsik yang berpadu membangun sebuah cerita dengan unsur eksrtinsik yang berada di luar karya sastra tapi sangat berpengaruh terhadap karya sastra. Keduanya berpadu secata harmonis sehingga membentuk kesatuan yang utuh. Namun, buku ini hanya membicarakan unsur-unsur intrinsik karya fiksi dan tidak secara khusus melibat unsur ekstrinsik. Karena dalam pengkajian ekstrinsik melibatkan berbagai wawasan karya sastra yang lebih luas, sehingga mungkin dikhawatirkan akan membuat bacaan menjadi kabur.

Buku ini terdiri dari 10 bab dibuka dengan pengertian dan hakikat dari fiksi, pembedaan fiksi, dan unsur-unsur fiksi. Dalam penjelasannya, terlihat objek pembaca dari penulis adalah orang awam yang sedang belajar konsep dasar dari karya sastra. Karena penjelasannya merupakan hal-hal yang mendasar mengenai karya sastra.

Buku ini cukup tebal dengan tulisan tiap hal yang terkesan penuh, sehingga pembaca memerlukan usaha dan fokus khusus untuk memahaminya. Selain itu, karena buku ini adalah buku yang bersifat akademis, banyak kata-kata ilmiah dan asing yang membutuhkan pencarian makna terlebih dahulu.

Pembahasan buku ini sangat lengkap mengenai unsur instrinsik dari sebuah karya sastra, mulai dari tema, tokoh, penokohan, alur (plot), latar, sudut pandang penceritaan, bahasa dan gaya bahasa. Namun tidak ada pembahasan mengani unsur ekstrinsik dari sebuah karya sastra.

Kelebihan-kelebihan lainnya dari buku ini adalah penjelasan yang disajikan cukup rinci dan diberikan contoh yang mendukung penjelasan, dalam penjelasan disertai dengan pendapat ahli yang mampu meyakinkan pembaca mengenai penjelasan yang ingin disampaikan penulis, dan tata tulis daftar pustaka lengkap yang terdiri dari jurnal dan literature buku. Namun tentu dalam setiap hal ada kelebihan dan kekurangan. Kekurangan yang terdapat dalam buku ini yaitu : penjelasan yang terlalu banyak dan terkesan kurang ringkas bagi pembaca, serta terdapat banyak istilah asing yang mungkin tidak dimengerti pembaca.