Belajar Qawa’id Bahasa Arab Tanpa Hafalan

Posted on
  • Judul Buku : الفهم في قواعد اللّغة العربيّة
  • Penulis : Asep Saefullah
  • Tahun Terbit : Cetakan I, Maret 2019
  • Penerbit : CV.SRIWIJAYA, Jakarta
  • Jumlah Halaman : vii + 210 hlm

Oleh: Dini Kautsar Fajriani

Buku Al-Fahmu Fii Qowa’id Al-Lughoh Al-‘Arabiyah merupakan salah satu buku panduan belajar Bahasa Arab dengan menggunakan metode pemahaman logika sehingga materi dapat terkuasai tanpa perlu adanya hafalan. Hal itu terlihat jelas dari nama judul buku yang memberikan gambaran singkat akan isi dari materinya الفهم في قواعد اللّغة العربيّة yang berarti “Pemahaman” dalam kaidah – kaidah bahasa Arab.

Dini Kautsar Fajriani BSA UIN Bandung
Resensi Buku Oleh Dini Kautsar Fajriani

Buku ini berisi tentang ilmu yang mempelajari dasar – dasar Bahasa Arab. Isi materi dalam buku ini terdiri atas 3 pembahasan inti. Diantaranya:

 

a. Tentang kaidah dasar Ilmu Nahwu dengan pembahasan yang dipaparkan secara ringkas, sistematis dan bertahap sehingga akan lebih mudah difahami khususnya bagi yang baru mempelajari Ilmu Nahwu. Kemudian dalam pembahasanya lebih mengedepankan logika dengan metode membandingkan antara kalimat yang tepat dan tidak tepat agar para pelajar lebih mudah untuk memahaminya.

b. Tentang mengi’rob yang merupakan ilmu dasar dalam membaca kitab – kitab kuning. Kemampuan mengi’rob merupakan bukti akan pemahaman terhadap struktur kata dan kalimat dalam Bahasa Arab dengan cara mendeskripsikannya. Dalam buku tersebut terdapat rumus yang sangat mudah dan jelas dalam mengi’rob, sehingga mengi’rob tidak perlu dihafalkan namun cukup dengan cara memahami rumus tersebut.

                      

c. Tentang dasar – dasar dalam membaca teks Arab versi tradisional. Jika kita sudah mampu memahami struktur kata dan kalimat Bahasa Arab, maka dengan rumusan yang disajikan di buku ini, membaca teks arab versi tradisional akan mudah dipelajari.

 

Penulisan materi dalam buku ini disusun dengan cara yang sistematis, setiap kaidah diawali dengan pembahasan secara ringkas (gambar 1), lalu contoh – contoh kalimat (gambar 2), dilanjut dengan I’rob

Buku ini sangat cocok digunakan sebagai materi ajar bagi para pelajar Bahasa Arab khususnya pemula yang baru belajar Bahasa Arab dan ingin menguasai kaidah – kaidah Bahasa Arab dengan mudah dan cepat. Selain itu, dengan menguasai semua materi dari buku ini, cukuplah menjadi bekal yang “lebih” dalam membaca serta memahami kitab gundul karangan para ulama terdahulu.

 

Buku ini bisa kita dapati setelah mengikuti seminar pelatihan Nahwu yang menggunakan metode Al –Fahmu. Penyampaian materinya disampaikan secara langsung oleh pengarang dari buku tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk memberi pemahaman, khususnya bagi para pelajar yang baru mengenal Bahasa Arab. Pelatihan membutuhkan waktu 2 Hari atau 12 Jam. Adapun materi yang disampaikan selama 12 Jam ini termuat secara jelas dan lengkap dalam Buku Al – Fahmu yang merupakan buku pendamping ketika pelatihan berlangsung. Pelatihan yang sudah di selenggarakan kurang lebih di 16 Pondok Pesantren di Indonesia.

 

Buku ini tidak sama dengan buku yang lain, karena buku ini disusun dengan menggunakan metode pemahaman logika sehingga materi dapat terkuasai tanpa perlu adanya hafalan. Selain itu buku ini juga menggunakan contoh yang di ambil dari Al-Qur’an sehingga sangat patut dijadikan referensi bagi mereka yang ingin belajar Bahasa Arab.

 

Kekurangan buku ini terdapat dari segi materi, setiap kaidah tidak disertai latihan – latihan khusus yang harusnya bisa menjadi tolak ukur pemahaman materi.

 

Target pembaca buku ini adalah masyarakat ilmiah. Karena penulis ini memang membahas hal yang sedang ramai diperbicangkan masyarakat ilmiah khususnya para pelajar yang merasa kesulitan dalam memahami kaidah – kaidah Bahasa Arab.

 

Buku ini sangat direkomendasikan untuk dipelajari para mahasiswa di Prodi BSA. Karena Prodi Bahasa dan Sastra Arab prodi yang membekali mahasiswa dengan berbagai ilmu yang berhubungan dengan Bahasa Arab, seperti keterampilan mendengar (Maharah Al-Istima’), keterampilan berbicara (Maharah Al-Kalam), keterampilan membaca (Maharah Al-Qira’ah), dan keterampilan menulis (Maharah Al-Kitabah). Dengan demikian Bahasa Arab dipandang sebagai jati diri jurusan Bahasa dan Sastra Arab yang harus diprioritaskan.

 

Dari cabang – cabang ilmu Bahasa Arab, Ilmu Nahwu adalah ilmu yang paling penting untuk dipelajari. Tanpa Ilmu Nahwu, Bahasa Arab akan menjadi kacau-balau dan susunan kata serta kalimatnya akan tidak teratur, sehingga pantaslah Ilmu Nahwu disebut sebagai “Bapak Ilmu Bahasa Arab”. Sebagaimana ahli nuhat (orang yang ahli dalam Ilmu Nahwu) mengatakan:

الصرف أم العلوم و النحو أبوها

“Shorof adalah Ibunya segala Ilmu (bahasa Arab), dan nahwu adalah bapaknya.”

 

Ungkapan beliau yang mengartikan bahwasannya sesering apapun kita berlatih keterampilan Bahasa Arab, jika Nahwu dan Shorofnya belum terkuasai maka tidak akan menghasilkan keterampilan secara sempurna. Dan dari kalangan mahasiswa/i, mungkin masih banyak yang belum faham sepenuhnya terhadap kedua ilmu tersebut, salah satunya Ilmu Nahwu.

 

Oleh karena itu, Manfaat buku ini bagi para mahasiswadiantaranya, membantu para mahasiswadalam mengetahui susunan kata dan kalimat Bahasa Arab, membantu para mahasiswadalam mengetahui keadaan – keadaan dari akhir kata, I’rob, serta Bina, dan membantu para mahasiswadalam membaca tulisan Bahasa Arab yang kebanyakan tulisannya tidak bersyakal, sehingga akan menghasilkan keterampilan secara sempurna yang sesuai dengan kaidah – kaidah Bahasa Arab.

Penulis adalah mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Bandung Semester 2 Tahun 2020.