Menemukan Makna yang Berbeda dalam Satu Kata dengan Ilmu Sharaf

Posted on

Judul buku           : Ilmu Sharaf

Penulis                 : K.H. Moch. Anwar

Penerbit               : Sinar Baru Algensindo

Tahun Terbit        : 1987

Cetakan               : Ketiga, Tahun 1987

Tebal                    : 112 Halaman

ISBN                   : 978-979-8482-95-3

Oleh: Fitri Nurkusumah (Mahasiswa BSA Semester 2 Tahun 2020)

Buku ini menarik untuk diresensi karena membantu saya untuk memahami ilmu shorof dengan mudah, karena di dalamnya terdapat nadzom-nadzom yang diterjemahkan dari kitab Nadzom Al-Maqsud sehingga saya lebih cepat memahami isi dari kitab Shorof Al-Kailani yang sudah di terjemahkan ini, selain itu, buku ini juga membantu saya untuk memahami bahasa Al-Qur’an perkataan Alloh yang menjadi petunjuk hidup saya. Oleh karena itu, diharapkan resensi ini dapat bermanfaat bagi pembaca sehingga tertarik juga untuk membaca dan mempelajari buku ini.

Fitri Nurkusumah BSA UIN Bandung
Resensi Buku Oleh Fitri Nurkusumah

Ilmu tata Bahasa Arab merupakan bagian terpenting dalam Agama Islam, karena sumber asli dalam ajaran Islam menggunakan Bahasa Arab seperti al-Qur’an dan al-Hadits. Umat islam di tuntut untuk memahami maksud dari keduanya. Sehingga, umat Islam mempelajari ilmu-ilmu dasar bahasa Arab seperti Ilmu Nahwu, Shorof, dan Balaghah. Di samping harus menguasai ilmu Tata bahasa Arab, tidak cukup hanya menguasai bahasa Arabnya saja, akan tetapi harus bisa juga memahami suatu bahasa tanpa di lengkapi dengan pengertian dan penguasaan ketatabahasaannya.

Dalam upaya untuk memudahkan membaca dan mempelajari kitab kuning tersebut Bapak K.H Moch. Anwar telah menerjemahkan beberapa kitab ilmu Nahwu, Sharaf, dan Balaghah, di antaranya yaitu buku Ilmu Shorof Terjemahan Matan Kailani dan Nadzom Al-Maqsud yang sudah diterjemahkan dari kitab Shorof Al-Kailani ini. Bahasa arab merupakan bahasa yang paling banyak mempunyai arti walau dengan satu kata, dengan menguasai ilmu shorof maka satu kata tersebut bisa kita kembangkan menjadi ratusan kata dengan cara mencari struktur kata, asal kata, penambahannya, pengurangannya, penggantiannya dan semua perubahannya.

Secara garis besar, kitab ini mengulas empat pasal, yaitu: amtsilah min tashrif af’al, mudo’af, mu’tal, mahmuz, dan bina’ ism zaman wa al-makan.Sebelum mengulas empat pasal tersebut penulis mengulas terlebih dahulu definisi tashrif secara etimologi dan terminologi, klasifikasi fi’il, dan wazan fi’il. Kita menjadi tahu bahwa ruang lingkup ilmu Shorof itu hanya fi’il, bukan isim ataupun huruf, sehingga ulasannya hanya seputar fi’il, karena hanya fi’il lah yang selaras dengan definisi tashrif atau shorof.Penulis menjelaskan bahwa dalam ranah Ilmu Shorof, fi’il terbagi menjadi tsulatsi dan ruba’i, mujarrad dan mazid, salim dan ghairu salim. Jumlah seluruhnya ada delapan, disertai dengan definisinya masing-masing. Mengulas wazan dan mauzun memang bukan tujuan, tapi fi’il tidak akan terlepas dari keduanya. Wazan berarti timbangan atau pola, sedangkan mauzun berarti yang ditimbangnya (terpola). Dari wazan, kita bisa mengetahui pola sebuah kata Arab yang memiliki makna berbeda-beda. Makna kata bisa berbeda karena polanya juga berbeda. Namun penulis tidak mengulas makna dari pola tersebut satu persatu.

Buku ini memiliki keunggulan dalam segi evaluasi pembelajarannya. Buku ini cukup untuk menambah wawasan keilmuan dibidang nahwu dan sharaf. Kekurangan dari buku ini adalah kurangnya konsep penulisan yang sistematis di setiap subbab yang ada. Karena beberapa subbab ditulis atas sistematika yang berbeda dengan subbab yang lain, dari bagian sampulnya juga kurang menarik. Tidak hanya itu, kertas yang di gunakan berupa kertas buram sehingga bagi pembaca kuraang begitu menarik untuk di pelajari dan untuk materi sharaf perlu juga ditambahkan tashrifan secara lughawi agar lebih lengkap dan sempurna.

Buku ini sangat penting dipelajari pelajar, santri ataupun mahasiwa di prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA). Sebab dengan buku ini kita akan dengan mudah memahami bahasa arab, karena ilmu shorof merupakan ilmu yang mempelajari pola bentuk wazan atau bentuk kata dalam bahasa arab, terutama untuk ilmu sastra yang banyak menggunakan satu kata yang mengandung banyak makna. Jadi sangat cocok untuk pelajar dan mahasiswa yang ingin memperdalam bahasa Arab.