Profil Prodi Bahasa dan Sastra Arab

Posted on

Sejarah Singkat Jurusan

Jurusan/Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung didirikan pada tahun 1986. Izin operasional prodi BSA pada tanggal 09 Mei 1988. Sementara izin pendirian yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam dengan nomor Surat Keputusan (SK) E/PP.009/I/2023/86, SK Pendiriannya, yaitu  tanggal 25 Juni 1986. Prodi BSA sudah dua kali diakreditasi oleh BAN-PT.

Pertama kali diakreditasi oleh BAN-PT pada tahun 2007 berdasarkan SK yang dikeluarkan dengan nomor 025/BAN-PT/Ak-X/S1/X/2007 dengan peringkat (C), dan sejak tanggal 03 Agustus tahun 2013 s/d 03 Agsustus 2018 prodi BSA menempati peringkat akreditasi yang dikeluarkan BAN-PT nomor 164/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VIII/2013 dengan peringkat akreditasi (A) sampai 3 Agustus 2018, dan 2018 prodi BSA mampu mempertahankan akreditasinya pada peringkat (A) berdasarkan SK Ban-PT No. 2516/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2018 berlaku sejak 12 September 2018 sampai 12 September 2023.

Visi

“Unggul dan kompetitif dalam bidang bahasa dan sastra Arab tingkat Asia Tenggara berbasis khazanah lokal Islam 2025”.

Profil Lulusan

  1. Analis Bahasa Arab
  2. Analis Sastra Arab
  3. Praktisi Penerjemahan Tingkat Madya
  4. Editor Tingkat Madya

Capaian Pembelajaran Khusus Prodi BSA UIN Bandung

1. Analis Bahasa Arab

  • Mampu menganalisis fenomena bahasa Arab dan bahasa lokal dengan memanfaatkan teknologi yang relevan.
  • Mampu berkomunikasi dengan bahasa Arab secara baik dan benar.
  • Mampu beradaptasi menghadapi fenomena bahasa Arab dan bahasa lokal serta memberikan usulan penyelesaian problematika berdasarkan data yang ada.

2. Analis Sastra Arab

  • Mampu menganalisis karya sastra Arab dan sastra lokal dengan memanfaatkan teknologi yang relevan.
  • Mampu mengapresiasi, menilai, dan mencipta karya sastra Arab dan karya sastra lokal secara efektif, efisien, dan santun berbasis khazanah lokal Islam.
  • Mampu beradaptasi menghadapi fenomena Sastra Arab dan sastra lokal dan memberikan usulan penyelesaian problematika berdasarkan data yang ada.

3. Praktisi Penerjemahan Tingkat Madya

  • Memahami teori penerjemahan dan mampu menerjemahkan literatur berbahasa Arab ke dalam bahasa sasaran dan sebaliknya, secara lisan dan tulisan.
  • Mampu menganalisis teks-teks terjemahan dari bahasa Arab ke bahasa sasaran.
  • Mampu mempublikasikan hasil terjemahan yang dapat dipertanggungjawabkan dengan memanfaatkan teknologi yang relevan.

4. Editor Tingkat Madya

  • Mampu memahami gagasan penulis dalam teks berbahasa Arab dan lokal.
  • Mampu menyunting naskah, baik dari aspek bahasa maupun isi, sesuai kaidah kebahasaan.
  • Mampu mengkomunikasikan suntingan naskah kepada penulis secara santun dengan memanfaatkan teknologi yang relevan.

Pendidikan dan Pengajaran

Outcomes pembelajaran mata kuliah yang telah dicapai baru sebagian dari sekian banyak mata kuliah. Outcomes tersebut baru menghasilkan berupa karya-karya sastra, dalam genre puisi dan prosa seperti; cerpen, novel, drama, assay, majalah, jurnal, dan video.

Beberapa mata kuliah menghasilkan output dan outcomes. Jenis output pembelajaran sebagai berikut:

  1. Video
  2. Dami Buku
  3. Dami Antologi puisi
  4. Dami Naskah drama
  5. Dami Buku Terjemahan
  6. Dami Novel

Karya mahasiswa sejak 2013-2019 berupa dami sejumlah 866 judul. Judul tersebut dalam genre buku kumpulan makalah, novel, puisi, drama, biografi kyai kab Bandung, dan hasil suntingan dan terjemahan yang bersumber dari manuskrip.

Sedangkan jenis outcomes pembelajaran yang lainnya sebagai berikut:

  1. Buku ber-ISBN,
  2. Antologi puisi ber-ISBN,
  3. Naskah drama ber-ISBN,
  4. Buku Terjemahan ber-ISBN
  5. Novel Ber-ISBN
  6. Essay Kebahasaan dan kesastraan di Media Massa
  7. Majalah ber-ISSN

Karya mahasiswa ber-ISBN sejumlah 123 judul. Judul tersebut dalam genre buku kumpulan yang bersumber dari artikel, novel, puisi, drama, filologi.

Tahun Terbit Jumlah
2013-2016 21
2017 8
2018 52
2019 40
Jumlah 121

Jenis Praktik Profesi lapangan (PPL)

PPL mahasiswa Jurusan BSA sangat beragam tergantung keberminatan mahasiswa. PPL yang menjadi pilihan mahasiswa BSA dua (2) tahun terakhir adalah:

No

Jenis

Output

outcome

1 Menulis Prosa genre novel  (150-200 hlm) Novel/antologi cerpen/naskah drama Novel ber-ISBN
2 Menulis Cerpen 35 Judul  (Minimum 150 hlm) Antologi Cerpen Cerpen ber-ISBN
3 Menulis Drama 15- 20 Judul  (Minimum 150 hlm) Antologi Drama Drama ber-ISBN
4 Menulis Puisi  (110 judul) (Minimum 150 hlm) Antologi Puisi Antologi ber-ISBN
5 Menulis Biografi Kyai (5 orang tokoh (Minimum 160 hlm) kota Bandung Biografi Kyai Buku ISBN / Dipublish di Media (Surat Kabar)
6 Editing di Lembaga/Penerbit Draft Buku ISBN
7 Penerjemahan  Arab-Indo di Lembaga/Penerbit Terjemahan Buku ISBN
8 Menyunting 1 Manuskrip (Kajian Filologi) Suntingan Buku ISBN
9 Membuat Karya Seni Kaligrafi  pada kertas kanvas 1 Buah  (120 x 80 cm) Kaligrafi Lulus menurut kaligrafer layak publish dikantor  Fakultas/Rektorat
10 Menulis Essay kebahasaan 2 Essay Dipublish di Media (Surat kabar) Nasional
11 Menulis Essay kesastraan 2 Essay Dipublish di Media (Surat kabar)  Nasional
12 Penelitian kebahasaan Penelitian Dipublish di Jurnal

Prossidding Seminar

13 Penelitian kesastraan Penelitian Dipublish di Jurnal

Prossidding Seminar

14 Pembinaan Bahasa Arab di Lembaga/Sanggar/Komunitas Buku/Modul Buku ISBN
15 Membuat Lagu Berbahasa Arab/Indonesia

Sesuai dengan visi dan misi Prodi BSA

Video HKI/ Paten

Kemampuan Berbahasa Asing (Arab-Inggris)

Kemampuan berbahasa Asing (Arab-Inggris) mahasiswa jurusan BSA dievaluasi oleh Language Centre (ma’mal lughawi) yang dibuktikan dengan score masing-masing bahasa. Standar minimum untuk kemampuan berbahasa Arab yang dijadikan standar dapat mengikuti ujian skripsi sejak ujian bulan April 2019 adalah 475 untuk bahasa Arab dan 435 untuk bahasa Inggris. Adapun kelulusan ditandai dengan Sertifikat (Toafl dan Toefl).  

 

Penelitian

Mahasiswa dan Dosen melakukan penelitian kelompok pada mata kuliah Metode Penelitian Bahasa dan Metode Penelitian Sastra, dan penelitian nasional. Media yang digunakan adalah OCS (Open Conference System). Outcome bidang penelitian ini berupa proceeding ber-ISBN.

Khusus penelitian jenis skripsi dan  sidangnya menggunakan bahasa pengantar Bahasa Arab, dan pernah mencoba dengan bahasa Arab dan Inggris. Sidang diselenggarakan secara terbuka dan penguji dari dalam dan luar UIN. BSA UIN Bandung pernah mengundang penguji dari UNPAD dan UPI. Skripsi yang akan maju ke meja sidang Munaqasyah terlebih dahulu diadakan check plagiasinya terlebih dahulu. Prodi BSA memberikan toleransi kemiripan (similarity) sebesar 25 % dan rerata tulisan skripsi mahasiswa kami yang berbahasa indonesia  22%. Sementara rerata skripsi yang berbahasa Arab 8%. Similarity checker yang digunakan adalah mesin Turnitin. Outcomes penelitian jenis skripsi ini dimuat di jurnal Hijai dan video. Jurnal online Hijai berbasisi OJS dan terindex di google scholar, moraref, dan garuda dikti.

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)

PKM yang dilaksanakan di BSA khususnya dan UIN pada umumnya dibagi dua jenis, yaitu Penelitian berbasis keilmuan prodi dan Multidisipliner. PKM mahasiswa terkait dengan kebahasaan dan kesusastraan. Workshop menulis kreatif (prosa dan puisi), penyuluhan menulis huruf Arab. Khusus penyuluhan menulis huruf Arab, Dosen dan Mahasiswa BSA menggunakan hasil penelitian Dosen BSA (Drs. H. Dayudin, M.Ag.) yang telah menemukan cara mudah menulis huruf Arab, MAPAN (Menulis Arab Pendekatan Anatomi). Alasan penggunaan modul tersbut sebagai tanggung jawab publikasi dan diseminasi hasil penelitian dan manfaat bagi khalayak  banyak. Output berupa dami buku dan outcome-nya berupa buku ber-ISBN.

Hak Kepemilikan (HaKI)

Dosen BSA UIN Bandung rata-rata telah memiliki Hak atas Kepemilikian Intelektual (HaKI). HaKI ini menjadi kepentingan bagi reputasi dosen dan karena bagian dari tagihan yang ada dalam borang akreditasi. Walaupun untuk mendapatkan nilai 4 (maksimum) pada poin ini cukup dengan empat sertifikat HKI saja. Jumlah HKI yang dimiliki atas nama dosen BSA Bandung baru 33 sertifikat.